Fashion Carnival Angkat Budaya Bangka Selatan

Toboali – Jalan Jendral Sudirman tampak ramai pagi ini, Minggu (09/10/2016). Ratusan warga antusias menyaksikan salah satu event pada hari terakhir rangkaian Toboali City on Fire.

“Kami nek nunton karnaval, lah dari jam 8 tadi nunggu e”, ujar Salmah (37), Ibu yang membawa dua anak asal Kampung Bukit ini.

Fashion Carnival, event yang sangat menarik untuk disaksikan dan berhasil memukau mata para penonton. Pasalnya, para peserta menampilkan kostum yang unik dan terbuat dari bahan daur ulang. Dengan menggunakan bahan daur ulang ini, diharapkan dapat memotivasi masyarakat agar lebih menjaga lingkungan dengan menggunakan bahan yang tidak dapat terurai menjadi hasil yang bermanfaat.

Terdapat beberapa peserta yang menampilkan kostum maskot Bangka Selatan, yaitu Nanas yang dikonsep dengan kreasi yang unik. Bahkan terlihat menggunakan kostum bertemakan pohon lada yang merupakan andalan sektor pertanian di Bangka Belitung ini.

Event yang diikuti sebanyak 113 peserta yang terdiri dari 5 kategori antara lain kategori bebas, terumbu karang pulau lepar, jembang tanjung timur, nanas bikang dan daur ulang. Mereka berasal dari kalangan pelajar, umum, swasta dan instansi daerah.

Kreatifitas Fashion Carnival pada event Toboali City On Fire diraih seniman oleh :
– Kategori Bebas juara pertama diraih Dinsosnakertrans, juara kedua diraih Dishubkominfo dan juara ketiga diraih oleh SDN 13.
– Kategori Terumbu Karang Pulau Lepar juara pertama diraih Disperindagkop, juara dua diraih DKP dan juara ketiga diraih oleh RSUD Toboali.
– Kategori Jembang Tanjung Timur juara pertama diraih Sanggar Darmaha, juara kedua diraih SMPN 2 Payung dan juara ketiga diraih Al Fajri.
– Kategori Nanas Bikang juara pertama diraih UPTD Kec.Toboali, juara kedua diraih Fajar Rizky dan juara ketiga diraih Alvira Yulisa.
– Kategori Daur Ulang juara pertama diraih SMAN 1 Payung, juara kedua diraih Sekretariat DPRD dan juara ketiga diraih Rezika Mariandi.(*Def)

Penulis : Defi Ahmad Batuah
Fotografer : Erwin
Editor : Edo/Neneng
Sumber : Dihubkominfo Basel

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HTML tags are not allowed.