Kecamatan Air Gegas

Kecamatan Air Gegas merupakan jalur strategis menuju ibukota Kabupaten Bangka Selatan dari Kota Pangkalpinang. Dengan luas wilayah sebesar 853,64  Kecamatan Air Gegas secara administratif terbagi menjadi 10 desa yaitu Pergam, Bencah, Tepus, Air Gegas, Delas, Sidoharjo, Nyelanding, Nangka, Ranggas dan Air Bara.

GEOGRAFIS

Secara geografis Kecamatan Air Gegas  berbatasan dengan Kabupaten Bangka Tengah di sebelah utara, Selat Bangka di sebelah selatan kemudian di sebelah timur berbatasan dengan  Kecamatan Toboali dan sebelah barat dengan Kecamatan Payung dan Pulau Besar. Karena hanya bagian selatan yang berbatasan dengan laut, men-jadikan 9 dari 10 desa di Kecamatan Air Gegas merupakan desa bukan pesisir. Sedangkan dilihat dari topografi, semua desa mempunyai topografi datar.

Kecamatan Air Gegas beriklim tropis tipe A, dengan tekanan udara rata-rata berkisar 1.009,4 mb di tahun 2010. Suhu udara rata-rata yang terjadi di Kecamatan Air Gegas tahun 2010 cukup panas yaitu 26,95 dengan kelembaban sebesar 82,8 % dan curah hujan rata-rata sebesar 287,0 mm/bulan yang terjadi selama 260 hari.

PEMERINTAHAN

Dalam tiga tahun terakhir yaitu dari tahun 2008-2010, tidak terjadi pemekaran pada level desa di Kecamatan Air Gegas. Pemekaran terjadi hanya pada level dusun, yaitu 36 dusun di tahun 2008 kemudian meningkat menjadi 42 dusun di tahun 2010.

Meskipun terjadi pemekaran pada level dusun di tahun 2009 dan 2010, namun jumlah perangkat dusun baru bertambah di tahun 2010 menjadi 41. Tahun 2008 dan 2009 jumlah perangkat dusun sama yaitu 37 perangkat.  Perubahan jumlah perangkat juga terjadi pada level Rukun Tetangga, yaitu 128 perangkat di tahun 2008 kemudian meningkat menjadi 181 perangkat di tahun 2010.

PENDUDUK

Komposisi penduduk di Kecamatan Air Gegas tahun 2010 tercermin pada piramida penduduknya yang didominasi oleh kelompok umur usia produktif yaitu penduduk berusia 15-64 tahun. Selain itu komposisi penduduk juga di dominasi oleh penduduk laki-laki dengan sex ratio tahun 2010 sebesar 107 artinya untuk setiap 207 jiwa penduduk di Kecamatan Air Gegas terdapat 100 penduduk perempuan dan 107 penduduk laki-laki. Kondisi ini harus menjadi perhatian pemerintah dalam menyiapkan lapangan usaha agar penduduk usia produktif ini tidaklah menjadi potensi pengangguran di Kecamatan Air Gegas.

Selama periode 2008-2010, jumlah penduduk Kecamatan Air Gegas terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2008 jumlah penduduk sebanyak 35.343 jiwa kemudian tumbuh sebesar 4,61 persen di tahun 2009 sehingga penduduk menjadi 36.974 jiwa. Dengan pertumbuhan penduduk di tahun 2009 sebesar 4,61 persen, mengakibatkan kepadatan penduduk berubah menjadi 43 jiwa/km.dari tahun sebelumnya yang hanya 41 jiwa/km.Tahun 2010 jumlah penduduk Kec. Air Gegas sebanyak 37.602 jiwa dengan pertumbuhan penduduk 1,7 persen dan kepadatan penduduk 44 jiwa/km.

PENDIDIKAN

Untuk Kecamatan Air Gegas tahun 2010 sekolah yang tersedia sampai pada jenjang SMA/sederajat dengan rincian sekolah SD negeri sebanyak 12 unit, SMP negeri 5 unit, 1 SMA dan 1 SMK.

Dari sekolah yang ada tersebut  (kecuali SMA dan SMK, karena data data belum tersedia) jumlah murid pada tahun 2010 berjumlah 5.521 siswa negeri dengan sebaran murid SD sebanyak 4.445 murid, murid SMP sebanyak 1.076 murid.

Sebagai pendukung sarana dan prasarana yang telah dibangun harus diimbangi pula dengan  keberadaan guru yang relatif memadai. Hingga tahun 2010 jumlah guru yang berada di Kecamatan Air Gegas (kecuali SMA dan SMK, karena data data belum tersedia) seluruhnya ada 238 orang dengan rincian mengajar di SD sebanyak 176 orang dan SMP sebanyak 62 orang.

KESEHATAN

Fasilitas dan kualitas pelayanan kesehatan yang baik menjadi tuntutan utama dalam menjaga kesehatan masyarakat. Hingga tahun 2010, fasilitas kesehatan yang dimiliki Kecamatan Air Gegas sudah cukup lengkap. Hal ini dibuktikan dengan adanya satu puskesmas induk, tujuh puskesmas pembantu dan 10 posyandu.

Jumlah tenaga medis di Kec. Air Gegas tahun 2010 menurun dibandingkan tahun 2009, kecuali bidan desa. Kondisi pada tahun 2010 jumlah dokter sudah tersedia sebanyak 1 orang, 22 orang sebagai paramedis, dan 14 orang sebagai bidan desa.

Dari sepuluh penyakit terbanyak yang menjadi gangguan kesehatan penduduk di Kecamatan Air Gegas, penyakit infeksi akut lain SPBA paling banyak diderita oleh masyarakat. Selain paling banyak, perkembangan penyakit ini pesat, bisa dilihat tahun 2009 penderita penyakit ini sebanyak 855 orang kemudian meningkat tajam di tahun 2010 menjadi 1397 orang. Hal ini harus menjadi perhatian serius pemerintah agar tercipta SDM yang sehat.

PERTANIAN

Sektor Pertanian merupakan salah satu sektor utama dalam perekonomian Kecamatan Air Gegas, karena merupakan kontributor terbesar terhadap PDRB Kecamatan Air Gegas. Dilihat dari subsektor pendukungnya, kontribusi subsektor tanaman bahan makanan (tabama) dan subsektor perkebunan merupakan merupakan yang terbesar.

Pada subsektor tabama, padi merupakan komoditas utama karena menghasilkan produksi yang terbesar dibandingkan dengan komoditas tabama lainnya. Di tahun 2010 produksi padi (padi sawah dan padi ladang) mencapai 1602,3 ton. Sedang untuk produksi ketela pohon sebanyak 834 ton, untuk jagung dan ubi jalar tidak ada.

Lada dan karet merupakan komoditas unggulan pada subsektor perkebunan di Kecamatan Air Gegas. Selama tiga tahun terakhir yaitu dari tahun 2008 sampai tahun 2010 produksi lada dan karet meningkat di tahun 2010. Tahun 2008 produksi lada mencapai 2205 ton kemudian di tahun 2010 menjadi 2450 ton, sedangkan untuk karet tahun 2008 produksinya mencapai 394 ton kemudian di tahun 2010 menjadi 1069 ton.

PERTAMBANGAN DAN ENERGI

Dari data yang ada, produksi bijih timah di Kec. Air Gegas selama tiga tahun terakhir tidak stabil. Tahun 2008 produksi bijih timah mencapai 2.984 ton dan menurun di tahun 2009 menjadi 1054 ton, namun meningkat lagi di tahun 2010  menjadi 1391 ton.

Dalam hal penyerapan tenaga kerja, tahun 2008 sektor pertambangan mampu menyerap 364 TI dengan tenaga kerja 1456 orang. Tahun 2009 penyerapnya meningkat menjadi 414 TI dengan tenaga kerja 1656 orang. Untuk tahun 2010 jumlah TI dan tenaga kerja tidak tersedia.

Keberadaan energi listrik sangat penting untuk  menunjang aktivitas sehari-hari. Pada sektor energi, penyediaan listrik PLN di Kecamatan Air Gegas tahun 2009 hanya dinikmati sekitar 68,48 persen dari rumah tangga yang ada, sisanya sebesar 1,04 persen menggunakan mesin diesel sendiri, 17,97 persen menggunakan diesel milik orang lain dan sebanyak 12,51 persen menggunakan minyak tanah.

TRANSPORTASI

Untuk hal transportasi, masyarakat Kecamatan Air Gegas lebih banyak menggunakan motor. Dari data yang ada, jumlah kendaraan bermotor tahun 2008 sebanyak 7997 kemudian menjadi 8347 di tahun 2009. Tahun 2010 jumlah kendaraan bermotor berkurang menjadi 8119. Guna mendukung kelancaran sektor transportasi tersebut dibuatlah jalan-jalan aspal. Sampai tahun 2009 kondisi jalan di Kecamatan Air Gegas masih kurang. Dari sekitar 225 km panjang jalan yang ada di Kecamatan Air Gegas, 42 persen jalan sudah diaspal sedangkan 58 persen masih dalam kondisi tanah.

Sumber: BPS Kabupaten Bangka Selatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HTML tags are not allowed.