Kecamatan Pulau Besar

Kecamatan Pulau Besar merupakan kecamatan hasil pemekaran dari Kecamatan Payung. Dengan luas wilayah sebesar 169,87 km, Kecamatan Pulau Besar secara administratif terbagi menjadi 5 desa yaitu Batu Betumpang, Panca Tunggal, Fajar Indah, Suka Jaya dan Sumber Jaya Permai.

GEOGRAFIS

Secara geografis Kecamatan Pulau Besar berbatasan dengan Kecamatan Air Gegas di sebelah timur, Selat Bangka di sebelah selatan kemudian di sebelah barat berbatasan dengan Kecamatan Simpang Rimba dan Kecamatan Payung di sebelah utara. Lokasi yang berbatasan dengan laut tersebut, menjadikan 1 dari 5 desa di Kecamatan Pulau Besar merupakan desa pesisir. Namun apabila dilihat dari topografi, semua desa mempunyai topografi datar.

Kecamatan Pulau Besar beriklim tropis tipe A, dengan tekanan udara rata-rata berkisar 1.009,4 mb di tahun 2010. Suhu udara rata-rata yang terjadi di Kecamatan Toboalitahun 2010 cukup panas yaitu 26,95 dengan kelem-baban sebesar 82,8 % dan curah hujan rata-rata sebesar 287,0 mm/bulan yang terjadi selama 260 hari.

PEMERINTAHAN

Dalam tiga tahun terakhir yaitu dari tahun 2008-2010, tidak terjadi pemekaran pada level desa dan dusun  di Kecamatan Pulau Besar. Kondisi tahun 2010 Kecamtan Pulau Besar terdiri dari 5 desa dengan 16 dusun.
Di tahun 2010 terjadi pengu-rangan jumlah perangkat desa, namun jumlah perangkat dusun tidak mengalami peningkatan, tetap berjumlah 16 orang dari tahun 2008-2010. Perubahan jumlah perangkat juga terjadi pada level Rukun Tetangga (RT), yaitu 62 perangkat di tahun 2008 kemudian menurun menjadi 60 perangkat di tahun 2009 kemudian menjadi 70 perangkat di tahun 2010.

Dalam proses pembangunan, selain dibutuhkan sumber daya manusia (yang menduduki perangkat tertentu dalam suatu pemerintahan), dibutuhkan pula adanya suntikan modal/kapital agar proses pembangunan dapat berjalan lancar. Dari data yang ada, tahun 2008 jumlah bantuan pembangunan dan swadaya masyarakat di Kec. Pulau Besar sebesar 1,27 milyar rupiah. Untuk tahun 2009 dan tahun 2010 nilai  bantuan pembangunan dan swadaya masyarakat di Kec. Pulau Besar menjadi 1,2 milyar rupiah.

PENDUDUK

Komposisi penduduk di Kecamatan Pulau Besar tahun 2010 tercermin pada piramida penduduknya yang didominasi oleh kelompok umur usia produktif yaitu penduduk berusia 15-64 tahun. Selain itu komposisi penduduk juga di dominasi oleh penduduk laki-laki dengan sex ratio tahun 2010 sebesar 106 artinya untuk setiap 206 jiwapenduduk di Kecamatan Pulau Besar terdapat 100 penduduk perempuan dan 106 penduduk laki-laki. Kondisi ini harus menjadi perhatian pemerintah dalam menyiapkan lapangan usaha agar penduduk usia produktif ini tidaklah menjadi potensi pengangguran di Kecamatan Pulau Besar.

Selama periode 2008-2010, jumlah penduduk Kecamatan Pulau Besar terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2008 jumlah penduduk sebanyak 8.538 jiwa kemudian tumbuh sebesar 1,51 persen di tahun 2009 sehingga penduduk menjadi 8.667 jiwa. Terjadinya pertumbuhan penduduk di tahun 2009, menyebabkan kepadatan penduduk tahun 2009 meningkat 51jiwa/km2 dibandingkan dengan tahun 2008 yaitu 50 jiwa/km2.

Tahun 2010 jumlah penduduk Kecamatan Pulau Besar sebanyak 8.833 jiwa dengan pertumbuhan penduduk 1,92 persen dan kepadatan penduduk 52  jiwa/km2.

PENDIDIKAN

Untuk Kecamatan Pulau Besar tahun 2010 sudah tersedia sampai pada jenjang SMA dengan rincian sekolah SD negeri/swasta sebanyak 7 unit, SMP negeri/swasta 1 unit, serta SMA negeri/swasta sebanyak 1 unit.
Dari sekolah yang ada tersebut jumlah murid pada tahun 2010 berjumlah 1491 siswa negeri/swasta dengan sebaran murid SD sebanyak 1040 murid, murid SMP sebanyak 396 murid, dan murid SMA sebanyak 55 murid.

Sebagai pendukung sarana dan prasarana yang telah dibangun harus diimbangi pula dengan  keberadaan guru yang relatif banyak. Hingga tahun 2010 jumlah guru yang berada di Kecamatan Pulau Besar seluruhnya ada 84 orang baik  untuk sekolah negeri ataupun swasta dengan rincian mengajar di SD sebanyak 48 orang, di SMP sebanyak 20 orang, dan di SMU sebanyak 16 orang.

KESEHATAN

Hingga tahun 2010, fasilitas kesehatan yang dimiliki Kecamatan Pulau Besar belum begitu lengkap. Hal ini bisa terlihat dari tidak tersedianya rumah sakit dan puskesmas induk. Namun untuk keberadaan posyandu sudah tersedia disetiap desa.

Tidak tersedianya puskesmas induk meyebabkan tenaga dokter tidak ada di Kecamatan Pulau Besar. Jumlah tenaga medis di Kecamatan Pulau Besar tahun 2008-2010 yang mengalami penigkatan hanya jumlah bidan desa sedangkan jumlah paramedis tetap. Dimana pada tahun 2010 jumlah paramedis yang ada sebanyak 5 orang dan 5 orang sebagai bidan desa.

Selain kesehatan masyarakat, terciptanya keluarga sejahtera juga menjadi penting dalam pencapaian pembangunan. Salah satu program demi mencapai tujuan tersebut adalah program KB. Untuk Kec. Pulau Besar peserta program KB terus bertambah dari tahun 2008-2010.

PERTANIAN

Sektor pertanian merupakan salah satu sektor utama dalam perekonomian Kecamatan Pulau Besar, karena merupakan kontributor terbesar  terhadap PDRB Kecamatan Pulau Besar. Sektor pertanian terdiri dari subsektor tabama, subsektor perkebunan, subsektor perikanan dan subsektor kehutanan.

Pada subsektor tanaman di Kecamatan Pulau Besar, untuk padi hanya terdapat padi ladang saja di tahun 2010 dengan produksi mencapai 18 ton. Selain padi, terdapat juga komoditas jagung dan ketela pohon di Kecamatan Pulau Besar dengan produksi 1,3 ton untuk jagung dan 11 ton untuk ketela pohon di tahun 2010.

Lada dan karet merupakan komoditas unggulan pada subsektor perkebunan di Kecamatan Pulau Besar. Selama tiga tahun terakhir yaitu dari tahun 2008 sampai tahun 2010 produksi karet selalu meningkat, namun untuk lada produksinya terus menurun. Tahun 2008 produksi lada mencapai 3.6 ton kemudian terus menurun hingga tahun 2010 mencapai 2.7 ton, sedangkan untuk karet tahun 2008 produksinya mencapai 111 ton kemudian terus meningkat hingga tahun 2010 mencapai 134 ton.

PERTAMBANGAN DAN ENERGI

Pertambangan bukan merupakan sektor penting bagi perekonomian Kecamatan Pulau Besar, karena hanya sebagian kecil masyarakat yang bergantung pada sektor pertambangan.

Dalam hal penyerapan tenaga kerja, tahun 2008 sektor pertambangan mampu menyerap 10 tambang inkonvensional dengan tenaga kerja 38 orang. Tahun 2009 penyerapnya meningkat menjadi hanya 23 tambang inkonvensional dengan tenaga kerja 90 orang. Tahun 2010 penyerapanya meningkat lagi menjadi 92 Tambang Inkonvensional dengan tenaga kerja 276 orang.

Keberadaan energi listrik sangat penting untuk pemenuhan penerangan, penggunaan alat rumah tangga, selain itu energi listrik dapat menunjang proses produksi agar lebih efisien. Oleh karena itu keberadaan listrik yang mencukupi merupakan hal yang vital. Untuk Kecamatan Pulau Besar penyediaan listrik PLN belum ada. Penyediaan energi listrik di Kecamatan Pulau Besar sebanyak 60,54 persen menggunanakan mesin diesel milik orang lain, 14,71 persen menggunakan mesin diesel sendiri dan 24,54 persen menggunakan minyak tanah.

TRANSPORTASI

Untuk hal transportasi, masyarakat Kecamatan Pulau Besar lebih banyak menggunakan motor. Dari data yang ada, jumlah kendaraan bermotor yang digunankan terus meningkat dari tahun 2008 yaitu 1677 motor menjadi 1766 motor di tahun 2010. Guna mendukung kelancaran sektor transportasi tersebut dibuatlah jalan-jalan aspal. Sampai tahun 2010 kondisi jalan di Kecamatan Pulau Besar belum cukup baik. Dari sekitar 61,40 km panjang jalan yang ada di Kecamatan Pulau Besar, 89 persen jalan sudah diaspal sedangkan 11 persen masih dalam kondisi tanah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HTML tags are not allowed.